Dulu waktu aku masih SMA, paling seneng membaca cerita - cerita motifasi, karena saking bagusnya isi buku milikku itu, sampai - sampai lusuh karena seringnya dipinjem sama temen - temenku. Maklum, dulu kami masuk Aktifis OSIS, jadi perlu Chass untuk menyelesaikan masalah - masalah yang kami hadapi. Okelah, pada kesempatan kali ini tak pilihkan cerita yang menurutku cocok untuk kawan - kawan di Kampung Inggris, tapi jangan malah tidur ya... awas kalo ngiler...!
Suatu hari di kerajaan hewan, Diadakan lomba panjat pinang, seperti biasa, bambu dipancang berdiri dengan dilumuri pelumas oli dicampur Pisang, Diatasnya terdapat berbagai hadiah utama. Licin banget kan. Peserta yang ikut ada Kecoak, Kera, tokek, Kamu, eh kliru, Tikus dll, pokoknya banyak deh. Hewan - hewan yang pandai manjat ikut semua tuh, kecuali kamu, hehe.. kena lagi deh... sorry cuma bercanda kok. Nah, karena pinangnya tuh emang super licin, akhirnya semua peserta pun tumbang - satu persatu. Para penonton di pinggir lapangan yang tadinya bersorak - soray menyemangati jagoannya, kini mulai kehabisan harapan. Para jagoannya sudah pada menyerah duluan, apa boleh buat, lha wong pinangnya aja dilumuri Oli pelumas mesin berkualitas dicampur Pisang kok, mana mungkin hewan - hewan itu bisa memanjatnya. sampai - sampai semua penonton protes kepada panitia penyelenggara bahwa pinang itu memang mustahil untuk dipanjat para hewan.
Tapi ada yang menarik, disaat semua penonton bersorak dan mencemooh, "tidak mungkin...tidak mungkin hewan bisa memanjat pinang itu....lha wong sudah 100 peserta yang gagal kok...." di tengah sorak - soray cemoohan itu, ada seekor tokek yang sedang asyik mencoba - dan mencoba memanjat lagi. berkali - kali ia jatuh, ia berusaha untuk naik lagi. cemoohan pun semakin tajam, " hei, katak gila.. nggak mungkin kamu bisa memanjatnya..." kata hewan - hewan lain. si katak pun tidak mempedulikannya, dia selalu mencoba - dan mencoba lagi. singkat cerita akhirnya sang Tokek tadi sampai juga di puncak, dan mendapatkan gelar juara panjat pinang di negeri hewan.
Namun ada yang aneh, ketika si Tokek ditanya, apa yang ia pikirkan saat orang - orang mencemoohnya tadi, kok dia tetep berusaha, tidak menyerah seperti peserta yang lainnya? ternyata tak disangka tak dinyana, si Tokek tadi Budeg, alias Tuli atau tidak bisa mendengar.
Hikmahnya, dalam kehidupan sehari - hari, kadang kita harus pura - pura tuli oleh suara - suara yang melemahkan potensi kita, Betapa banyak orang - orang di sekitar kita yang tidak senang melihat keberhasilan kita. Kadang saat kita lagi asyik latihan speaking english, ada yang nyeletuk, " wih.. sok banget.." atau, "itu grammernya salah...", dan ungkapan - ungkapan lain. Hal ini sangat berpengaruh kepada pengembangan potensi kita. kalau kita tenggelam oleh kata - kata mereka, yang terjadi adalah, kita jadi minder untuk speaking, takut salah, takut dikira 'sok, malu kalau dikoreksi grammernya, de el el... udah, sampai disini aja ya ceritanya, aku membaca cerita ini sekitar lima tahun yang lalu, semoga bermanfaat ya...hoi... bangun3X... yaah... malah molor lagi... sana, pindah kamar... original text By Fatih - www.kebingungan.com
Suatu hari di kerajaan hewan, Diadakan lomba panjat pinang, seperti biasa, bambu dipancang berdiri dengan dilumuri pelumas oli dicampur Pisang, Diatasnya terdapat berbagai hadiah utama. Licin banget kan. Peserta yang ikut ada Kecoak, Kera, tokek, Kamu, eh kliru, Tikus dll, pokoknya banyak deh. Hewan - hewan yang pandai manjat ikut semua tuh, kecuali kamu, hehe.. kena lagi deh... sorry cuma bercanda kok. Nah, karena pinangnya tuh emang super licin, akhirnya semua peserta pun tumbang - satu persatu. Para penonton di pinggir lapangan yang tadinya bersorak - soray menyemangati jagoannya, kini mulai kehabisan harapan. Para jagoannya sudah pada menyerah duluan, apa boleh buat, lha wong pinangnya aja dilumuri Oli pelumas mesin berkualitas dicampur Pisang kok, mana mungkin hewan - hewan itu bisa memanjatnya. sampai - sampai semua penonton protes kepada panitia penyelenggara bahwa pinang itu memang mustahil untuk dipanjat para hewan.
Tapi ada yang menarik, disaat semua penonton bersorak dan mencemooh, "tidak mungkin...tidak mungkin hewan bisa memanjat pinang itu....lha wong sudah 100 peserta yang gagal kok...." di tengah sorak - soray cemoohan itu, ada seekor tokek yang sedang asyik mencoba - dan mencoba memanjat lagi. berkali - kali ia jatuh, ia berusaha untuk naik lagi. cemoohan pun semakin tajam, " hei, katak gila.. nggak mungkin kamu bisa memanjatnya..." kata hewan - hewan lain. si katak pun tidak mempedulikannya, dia selalu mencoba - dan mencoba lagi. singkat cerita akhirnya sang Tokek tadi sampai juga di puncak, dan mendapatkan gelar juara panjat pinang di negeri hewan.
Namun ada yang aneh, ketika si Tokek ditanya, apa yang ia pikirkan saat orang - orang mencemoohnya tadi, kok dia tetep berusaha, tidak menyerah seperti peserta yang lainnya? ternyata tak disangka tak dinyana, si Tokek tadi Budeg, alias Tuli atau tidak bisa mendengar.
Hikmahnya, dalam kehidupan sehari - hari, kadang kita harus pura - pura tuli oleh suara - suara yang melemahkan potensi kita, Betapa banyak orang - orang di sekitar kita yang tidak senang melihat keberhasilan kita. Kadang saat kita lagi asyik latihan speaking english, ada yang nyeletuk, " wih.. sok banget.." atau, "itu grammernya salah...", dan ungkapan - ungkapan lain. Hal ini sangat berpengaruh kepada pengembangan potensi kita. kalau kita tenggelam oleh kata - kata mereka, yang terjadi adalah, kita jadi minder untuk speaking, takut salah, takut dikira 'sok, malu kalau dikoreksi grammernya, de el el... udah, sampai disini aja ya ceritanya, aku membaca cerita ini sekitar lima tahun yang lalu, semoga bermanfaat ya...hoi... bangun3X... yaah... malah molor lagi... sana, pindah kamar... original text By Fatih - www.kebingungan.com



0 komentar:
Posting Komentar
sepatah kata comment kamu, sangat berarti bagiku,...