Perhatian!

Edisi-pertama, hasil jepretan tim kebingungan.com pada 3 januari 2012, saran, kritik, iklan dan donasi silahkan sampaikan di kebingungan1@ gmail.com atau sms / telf. 085736670734

9 Des 2011

Kisah seru Andy Andreast dari bawean island.....

Oke, kawan-kawan, nama saya Andy Andreast, ( bukan nama sebenarnya) disini aku akan berbagi cerita dengan kalian tentang pengalamanku di kampung inggris.
Langsung aja ya, sebenernya aku adalah salah satu mahasiswa dari IAIN Kediri dari fakultas PAI, saat menginjak semester tiga, kebosananku yang memang sudah saya rasakan sejak pertama kali kuliah berada pada puncaknya, kronologisnya gini lho, waktu itu, aku terlambat ngerjakan tugas dari dosenku, karena aku sering bolos, akhirnya masalah pun semakin dipersulit dan makin runyam, kalo aku menuruti apa yang didektekan dosenku sih, bisa aja masalah ini beres, tapi aku udah tau

karaktenya, pasti jalannya ribet dan panjang, hah.. bikin aku tambah males aja.... nah, masalah itulah yang membuatku semakin mantap untuk kabur dari bangku kuliah, mengejar cita-citaku yang selama ini terpendam yaitu, “menjadi seorang pelaut” .lho, pingin jadi pelaut kok kuliahnya di fakultas PAI?, yah, asal tau aja ya, dulu aku masuk kuliah tuh karena aku sungkan menolak keinginan kedua ortuku, mereka ingin aku menjadi kiai seperti saudara sepupuku. ( jangan bilang – bilang sama ortuku ya, ntar aku dijewer)

nah, karena masalah dengan dosen itulah aku mulai berani mengutarakan keinginanku yang sebenarnya kepada ortuku, dengan hati yang deg- degan dan bimbang kuberanikan diri untuk menghubungi kedua ortuku yang berdomisili di Malaysia, waktu itu aku berada di kediri, kukatakan bahwa aku akan keluar dari kuliah, dan beralih ke kursusan bahasa inggris sebagai gerbang masuk ke pendidikan pelayaran. Sontak, ortuku kaget dan tidak mengizinkan, mereka masih ingin aku kuliah, tapi gimana lagi, aku sudah benar-benar nggak kuat kuliah, dengan keterpaksaan seperti ini, bagaikan bonekah, justru aku tidak akan berkembang kalau aku masih kuliah, kataku kepada mereka. Layaknya berita artis, Dengan begitu cepat, masalahku ini booming dan menyebar di kalangan saudara- saudaraku. Aku menjadi topik utama dalam ocehan – ocehan mereka, bahkan aku sempat disidang oleh empat saudara-saudaraku(paman, bulik, paklik, kakak ). Di sebuah ruang tamu milik salah satu dari mereka yang tinggal di kediri, mereka mengintrogasiku layakknya seorang tersangka pencuri ayam, mengkritisi segala jalan pikiranku, dan memaksaku untuk kembali melanjutkan kuliah. aku hanya diam seribu kata, tapi tetap menghormati mereka dengan mendengarkan secara khusyuk omelan – omelan mereka. Singkat cerita, seminggu kemudian mereka mulai melunak, yang paling ku ingat adalah pesan dari ibuku, katanya kalo memang aku pingin sesuatu, aku harus fokus, nggak boleh nyabang dengan yang lain-lain, intinya kalau aku bener – bener pingin kursus, aku harus sungguh- sunguh, tidak seperti waktu kuliah, hatiku senang sekali saat kedua ortuku mengijinkanku, bahkan ada semacam MoU dengan ortu dan saudara- saudaraku bahwa sebelum bisa bahasa inggris aku nggak boleh pulang. Dengan berani, namun agak kurang percaya diri aku jawab OKE....

singkat cerita aku pun sampai di Kampung Inggris, pertama kali menginjakkan kaki di kampung ini aku sangat bingung, yang saya bayangkan dari rumah, kampung inggris tuh kayak semacam universitas gitu, banyak gedung- gedung bertingkat, banyak lab bahasa, saat pelajaran dimulai semua siswa masuk dikelas masing- masing, pokoknya kayak suasana kampus gitu lah... tapi yang kulihat ini,.... desa kecil, dengan jalan yang nggak begitu halus, ada yang belajar di gubug, bawah pohon, di garasi mobil, kenapa nggak sekalian di atas pohon sekalian, pikirku..., tapi aku tetep seneng sekali bisa datang ke kampung ini. karena waktu itu aku datang tanggal 14 oktober aku pun harus berdiam di kosan menunggu tanggal 25 untuk masuk program pertamaku.

Saat tanggal 25 pun aku masuk di sebuah kursusan yang saat itu tampak didepan kosanku, habisnya bingung sih terlalu banyak pilihan kursusan di desa ini. Tapi seru banget kok, meski agak nyesel karena kemahalan, tapi nggak papa, maklum, pertama kali, belum memahami medan. yang penting khan suatu saat nanti nggak masuk ke lubang yang sama, tul nggak?...setelah satu bulan aku di Pare kini aku sudah mengenal beberapa kursusan di Pare beserta program unggulannya, kelebihan dan kekurangnnya masing- masing. Tak kusangka, baru satu bulan di pare, kini aku udah bisa speaking dan nggk kesulitan dalam memahami artikel – artikel berbahasa inggris, kini aku malah sering chatting sama orang – orang amerika atau kadang United Kingdom, lumayan, buat latihan writingku, ternyata komunikasiku dengan para bule itu nyambung juga, malahan aku sering ngerjain orang – orang barat itu di dunia maya.

Temen- temen dan tutorku bilang, aku udah mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam hal speaking dan pronunciation dibandingkan sejak pertama kali diriku ini datang ke pare, bener – bener Nol besar dalam urusan bahasa Inggris. apalagi ngomong, lha wong mbaca kata dalam bahasa inggris aja sering salah, hehe... meski mereka bilang begitu aku belum merasa puas, aku merasa masih sangat junior dalam bahasa inggris, dibandingkan dengan anak – anak lain di kampung ini....
aku punya impian, sebelum menikah nanti, aku harus sudah mengelilingi dunia dengan kapal, dengan modal speaking ini.... hehe...(mimpi khan boleh – boleh aja, lagian juga nggak bayar...,) katanya sih orang yang nggak punya mimpi tuh orang yang nggak punya tujuan, doakan aku ya....pokoknya kampung inggris siip dah, kapan – kapan kalo aku udah keliling dunia, pasti mampir lagi ke sini mengenang perjuangan di kampung inggris...ntar kapalku tak parkir di pemancingan deket patung Garuda thu lho...wkwkwk....oh iya, sehari sebelmaku nulis cerita ini, ibu dan kakaku nelfon, katanya aku nggak boleh pulang sebelum mahir bahasa inggris, dengan suntikan spirit itu, tadi malam jam tiga aku bangun, dengan semangat aku latihan presentasi, karena besok ada ujian speaking. Hehe....sekian ceritaku, semoga bermanfaat bagi kamu ya....

ini ceritaku, mana ceritamu..?

1 komentar:

waduh....... jadi terharu nie gue...... semangatz yeach mas...

Posting Komentar

sepatah kata comment kamu, sangat berarti bagiku,...

komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More