Perhatian!

Edisi-pertama, hasil jepretan tim kebingungan.com pada 3 januari 2012, saran, kritik, iklan dan donasi silahkan sampaikan di kebingungan1@ gmail.com atau sms / telf. 085736670734

17 Mar 2012

Kafe Wapo



Kafe Wapo di kampung Inggris adalah saksi bisu perjuanganku dalam membangun web kebingungan.com  ini, pelayanan pak.......yang super ramah, Jaringan Wifi yang jarang trobel  dan harga makanan yang sesuai dengan kantong membuatku lupa waktu saat berkunjung di Kafe ini, Biasanya aku pesen makanan dan minuman, trus duduk di lantai dua sambil otak – atik laptopku di deket jendela. kalau kehabisan ide, sesekali kupandangi hiruk pikuk orang yang ada di jalanan dari jendela lantai dua.
Kafe ini Buka pada jam 09.00, dan tutup pada jam 01.00, baik siang ataupun malam, kafe ini nggak pernah kosong dari pengunjung. Di sini disediakan fasilitas piano, gendang dan gitar bagi yang suka main musik. kalau malam, biasanya ada beberapa gerombol anak – anak berambut iwul –iwul yang menggunakan alat musik ini, dari suaranya, mereka menganut aliran rastafara, atau rege. Sesekali Pak Rameli juga ikut nimbrung bersama mereka. Kalau aku sih kebetulan nggak suka model hura – hura seperti itu, so biasanya aku tetep khusyuk dan sibuk dengan web kesayanganku ini.
Kalau pas siang nggak ada program, biasanya aku nongkrong di kafe ini sampai laptopku menjerit karna batreinya tinggal 7%, hehe. Tapi seringnya kalau siang aku sibuk, kecuali hari sabtu dan minggu, karena kursusan di Pare, rata – rata hari Sabtu dan Minggu libur. Setiap Hari sabtu pagi kadang aku sama temen – temen pergi jalan – jalan untuk refresing. Kalau kemarin sih ke Jatim Park ( Malang), Cuban Rondo ( Malang ),  Mal Kediri, Candi Surowono, Gua Surowono, Dll. Tapi kalu pas kantong lagi tipis, paling Cuma jalan –jalan di alun –alun, bersepeda keliling Pare, kadang juga Cuma berwisata di alam mimpi alias molor di kamar.
Nah, Kalo hari minggu pagi nih, karna freetime, sekitar jam 08.30, biasanya aku sudah mandi, pake pakaian andalan disemprot minyak senyongnyong dikit, trus ancang – ancang meluncur ke Wapo. Soalnya kalo pagi kadang – kadang masih sepi, jadi akses wifinya masih cepet, kalo pingin download juga nggak perkewuh ngganggu pengguna wifi  lain. Kalau malam biasanya Aku nongkrong sampai jam 00.30. Oh, iya kadang aku kurang sreg, karna pada malam hari diatas jam 22.30, sering kujumpai masih ada aja remaja putri yang nongkrong sama cowok –cowok sambil nyanyi2 di kafe ini. Padahal aku pernah dengar, seorang cewek berkeliaran diatas jam 21.30 tanpa keperluan yang jelas aja sudah dicap buruk oleh masyarakat sekitar sini. Biasanya camp ataupun kost putri di sini membatasi penghuninya untuk pulang maximal jam 21.00. kecuali ada program resmi dari kursusan. Tapi terserah lah, mungkin itu gaya hidup mereka dari kota besar. Saya hanya berdoa, semoga hal itu nggak terjadi pada kakak dan adik perempuanku. Salam Kebingungan....


komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More