salah satu tanda yang membuat orang percaya kalo kita bisa berbahasa inggris adalah saat kita bisa ngomong Bhs Inggris. iya to?. Dari pengalamanku, Belajar speaking itu lebih menyenangkan daripada belajar grammer. bisa gampang nambah temen, boleh rame – rame, nggak mungkin ngantuk, selalu ada yang baru, lucu, konyol dll. Kalo kita mau foto dengan turis juga pake speaking. Tapi kalo ngerjakan UNAS, SNMPTN ato TOEFL jelas pakainya grammer, bukan speaking. Nggak usah ngelantur jauh – jauh, langsung ke topik yuk...
1. Belajarlah seperti bayi.
Belajarlah layaknya seorang bayi.Pelan tapi pasti. Perbanyak mendengar, trus latihan berbicara, lama – kelamaan pasti kamu bisa membaca dan menulis. Tapi kamu kan bukan bayi, jadi dengan metode yang sama, kamu harus lebih cepat daripada bayi.
2. Luangkan waktu untuk ‘listening’ setiap hari.
Kembalii seperti anak kecil. Mereka hanya mendengar dan mendengar sebelum akhirnya dia bisa membaca dan menulis. Kalau kamu pingin bisa bicara seperti orang amrik, ya mau nggak mau kamu harus mendengar seperti yang mereka dengar, boleh radio , lagu, mp3 berita bhs Inggris dll, begitu juga dengan yang kamu baca, dan tonton, kalau bisa hanya nonton film – film yang pake bahasa Inggris aja tanpa terjemahan. Dalam speaking yang paling berjasa dalam input memory bukan mata, tapi telinga dan mulut.
3. Ngumpul sama anak – anak ‘ Speaking’.
Ada pepatah, bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Tampaknya ini bisa kita terapkan dalam belajar Speaking. Kalo ngomong – ngomong pake Inggris sendirian kan nggak seru to...mungkin suatu saat kamu akan gembos. makanya, cari temen yang sama – sama punya semangat blajar speaking kayak kamu. buat perjanjian kontrak untuk selalu memakai bhs. Ingggris dalam berkomunikasi setiap hari dan selalu menegur setiap ada kesalahan. kalo bisa cari yang konyol dan blak – blakan. Biarin aja orang ngira agak sok ato gimana. Salah – salah dikit nggak papa, yang penting mau paraktek.
4. Tulis setiap kosa kata baru.
Pokoknya kamu jangan males nulis. Usahakan kamu mbawa buku saku kecil yang bisa kamu bawa kemana – kemana – kemana...lho kok malah kayak ayu thing – thing. Maksudku kalo pas kamu lagi boring, seperti nunggu pacar, nunggu bus ato pas ngantri mandi di boarding house, kamu bisa iseng – iseng mbaca catatan kecil itu, oh iya ak jadi inget kata mutiara,kalo nggak salah gini lho ‘ ilmu itu ibarat kuda, dan tulisan ibarat tali pengekangnya’.
5. Coba nulis pake bahasa Inggris.
Kalo punya buku diary, cobalah nulis kegiatanmu hari ini pake bahasa Inggris, ato nulis judul awal bab pelajaran di kelas pake bahasa Inggris. Nggak harus pelajaran bahasa Inggris, pelajaran apa aja kan boleh kamu catet pake bahasa campur – campur kamu. ato bisa juga sekedar mbaca iklan –klan di pinggir jalan, smsan sama temen, nulis status di fb, twitter, de el –el.
6. Jangan belajar grammer!
Ada yang bilang kalao kita belajar grammer, kita akan kesulitan untuk speaking, karena akan terbebani takut salah dengan susunan grammer yang tertancap dalam otak kita. tapi dari pengalamanku, beberapa teman justru kesulitan speaking karena dia nggak tahu tentang grammer sama sekali. Kalo saranku, alangkah baiknya kalau kamu punya dasar grammer sedikit saja. Yang penting bisa nyusun kalimat sederhana dan bisa membuat pertanyaan. Gak usah banyak – banyak, tapi juga jangan nol besar dalam grammer.
Demikian sedikit ilmu yang bisa aku bagikan kepada kawan – kawan semua, semoga bermanfaat. Tetep semangat belajar di kampung inggris ya.
..”inget kampung inggris, inget www.kebingungan.com...”


